Selasa, 08 Maret 2011

Pengotor-Pengotor Terbesar Dunia Bertemu di Meksiko

Menteri-menteri lingkungan dari pengotor-pengotor terbesar dunia, termasuk AS dan China, bertemu Senin di Meksiko dalam upaya AS untuk mempercepat kerja ke arah perjanjian iklim penting PBB.

Kelompok yang disebut Forum Ekonomi-ekonomi Besar (MEF) itu bermaksud membantu membuat perjanjian baru untuk mengekang gas rumah kaca guna menggantikan Prokokol Kyoto ketika protokol itu habis berlakunya pada 2012.


Pertemuan ketiga kelompok itu tiba ketika pembicaran iklim di seluruh dunia macet sebelum pertemuan puncak besar Kopenhagen Desember yang ditujukan untuk menghasilkan perjanjian PBB yang baru. Duabelas hari pembicaraan perubahan iklim internasioal itu berakhir pekan lalu di Jerman tanpa kemajuan mengenai masalah terbesar bagaimana membagi beban pengurangan emisi pada masa depan.

Negara-negara miskin mengusahakan pengurangan mendalam dari negara-negara kaya yang menurut sejarah sebagian besar harus dipersalahkan karena masalah sekarang ini.

Mereka kebanyakan minta penguragan sekitar 25-40 persen pada 1020 dibanding dengan tingkat pengurangan 1990. Beberapa negara, termasuk China, telah mengatakan 40 persen haruslah minimal.

Di negara-negara maju, Uni Eropa telah menawarkan pengurangan sedikitnya 20 persen pada 1990, tapi Jepang dan AS sejauh ini menawarkan pengurangan sekitar delapan dan empat pesen berturut-turut.

MEF diluncurkan oleh Presiden AS Barack Obama di belakang prakarsa yang sama oleh pendahulunya, George W. Bush. Anggota-anggotanya telah bertemu di Washington dan Paris pada April dan Mei. Pesertanya termasuk Australia, Brazil, Inggris, Kanada, China, Republik Ceko, Denmark, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Rusia, Afrika Selatan, Swedia dan AS, dan juga ke 27 negara Uni Eropa.

Wakil-wakil dari Uni Emirat Arab, Norwegia dan Spanyol akan mengambil bagian sebagai pengamat, beberapa pejabat Meksiko mengatakan.

Pembicaraan itu tiba ketika dukungan internasional meningkat pada proposal Meksiko untuk mengumpulkan miliaran dolar untuk memerangi perubahan iklim melalui lembaga yang disebut "Green Fund".

Rencana itu akan mewajibkan semua pemerintah untuk membayar uang kontan berdasar pada formula yang mencerminkan ukuran produk domestik bruto masing-masing negara.
READ MORE - Pengotor-Pengotor Terbesar Dunia Bertemu di Meksiko

Senin, 07 Maret 2011

Sungguh Aneh!! Seekor Bayi Babi Dapat Banyak Fans di Facebook

Di London, Seekor babi bernama Lowrie menjadi hit di Facebook. Pemiliknya membuatkan sebuah fanpage dan menceritakan kisah Lowrie lengkap dengan semua tingkah lucunya dalam akun tersebut.Lowrie sebenarnya merupakan babi yang hidup di kandang kotor di sebuah tempat pejagalan. Heather Davidson, wanita asal Wester Quarff menyelamatkannya dari pejagalan dan mengadopsinya.

Babi berusia dua minggu tersebut meninggalkan dua kakaknya yang masih tinggal d area pejagalan. Kini dia menikmati kemewahan dan kenyamanan di rumah Davidson, di Shetland Isles. Dilansir Telegraph, Rabu (14/4/2010), Lowrie kini menjadi hit di internet dengan menarik sekira 3.000 penggemar di Facebook.

Davidson menyebutkan, awalnya dia membuat fanpage Facebook untuk babi yang baru diadopsinya itu hanya untuk lucu-lucuan agar teman-temannya bisa melihatnya. Namun kemudian, fanpage tersebut menarik perhatian penyuka babi di hampir seluruh negara, termasuk Australia, New Zealand dan Kanada.

"Ini hal yang gila. Lowrie memiliki 300 penggemar hanya dalam waktu setengah jam setelah fanpage tersebut dibuat. Para penggemarnya berasal dari seluruh dunia," kata Davidson.

"Sebelum saya mengadopsinya, Lowrie nampak kotor dan kurus hingga saya bisa meletakkannya di atas telapak tangan. Namun kini dia dua kali lipat lebih besar," tambahnya.

Davidson juga dengan gembira menceritakan berbagai tingkah lucu yang diperlihatkan babi kecilnya. "Jika mendengar suara microwave menyala, dia akan segera berlari menghampiri karena dia tahu akan segera diberi makan. Dia juga senang menggelendot di kaki orang untuk mencari perhatian," ucapnya.
READ MORE - Sungguh Aneh!! Seekor Bayi Babi Dapat Banyak Fans di Facebook

Minggu, 06 Maret 2011

Hebat! Jebolan SD Bisa Bikin Mobil Lamborghini

Pendidikan ternyata tak menyurutkan seseorang untuk berkreatif dan melakukan sesuatu yang mungkin hanya bisa dilakukan oleh yang berpendidikan tinggi atau ahli. Begitu juga halnya dengan pria bernama Chen Jinmio asal China. Meski hanya mengenyam pendidikan hingga sekolah dasar, tetapi pengemudi lori ini mampu merakit sebuah mobil mewah Lamborghini. 



Chen mungkin sadar, kalau harus membeli Lamborghini pasti tidak akan mampu. Tetapi dia punya keyakinan bisa memiliki mobil impian tersebut. Dia kemudian membuat sendiri mobil super Lamborghini di sela-sela waktu senggangnya. Dana yang dihabiskannya tidak lebih dari 2,000 Poundsterling saja.

Chen membutuhkan waktu hampir satu tahun untuk merakit replika mobil sport kenamaan tersebut. Demikian lansir Red Net seperti dikutip dari Orange.co.uk, beberapa waktu lalu.

Mungkin kita semua bertanya-tanya bagaimana caranya pria berusia 25 tahun itu merakit mobil super tersebut. “Saya menggunduh ‘blueprint’ dari internet dan kemudian membeli material yang dibutuhkan dari pasar setempat,” ujarnya.

“Mobil rakitanku ini benar-benar bekerja sempurna dan bahkan memiliki wing doors ala Lamborghini sungguhan. Bedanya terletak di kecepatan mobil. Bila mobil Lamborghini orisinal dapat menempuh hingga kecepatan mencapai lebih dari 200 mil/jam, mobil rakitan ini cuma mampu mencapai seperempatnya saja,” jelasnya.

Mulanya Chen tak mendapat dukungan dari keluarga dan sahabat-sahabatnya. Mereka bahkan mencegah pria yang tinggal di Binzhou, Propinsi Hunan ini, untuk merakit mobil impiannya. Mereka beranggapan hanya membuang waktu dan uang saja. “Tapi mereka tak dapat menghalangi saya, soalnya saya merakit semua itu dengan uang tabungan saya,” imbuhnya.

Kini ia menanti keputusan otoritas Lalu Lintas apakah ia diperbolehkan untuk mengendarai mobil tersebut di jalan umum. “Tidak apa-apa bila mereka tak memberikan ijin. Saya masih dapat mengkoleksi mobil itu di rumah,” tutupnya.
READ MORE - Hebat! Jebolan SD Bisa Bikin Mobil Lamborghini