Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Agustus 2011

Negara Terkaya Di Dunia Yang Luput Dari Perhatian

Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya Amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur Tengah.

Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.
dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar "berdiri di atas berlian" langsung saja kita lihat profil negaranya.

Wooww… Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.
baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.

1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.

Apa saja kandungan yang di tambang di Freeport? ketika pertambangan ini dibuka hingga sekarang, pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. saya (penulis= suranegara) mencoba meng-Uangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, saya anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah!!!!! ada yang bisa bantu saya cara baca nilai tersebut? itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lain-nya.

Lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana. bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik darip

2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.


Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina

3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.
Letaknya di pulau Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buat mereka. tebang saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat. karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untuk menjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan Amazon tak cukup kuat untuk menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sediki telah mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uang untuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali.

4. Negara ini punya Lautan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.

Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.

5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia. dengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.

6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.

Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.

7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.





Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi?


untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH. http://wartawarga.gunadarma.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/indonesia-flag.png
Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan indonesia saat ini silahkan disimak
Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang".

Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.

Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."

Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? "
Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the idiots I put in the government." (tunggu sampai Saya menaruh 'idiot2' di pemerintahannya)

Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.



"Indonesia tanah air beta
disana tempat lahir beta,
dibuai dibesarkan bunda,
Tempat berlindung di hari Tua...
Hingga nanti menutup mata"




sumber
READ MORE - Negara Terkaya Di Dunia Yang Luput Dari Perhatian

Kamis, 11 Agustus 2011

Renungan Bagi Para Suami!! Betapa Susah Menjadi Istri Begini Salah Begitu Salah

Betapa susah jadi seorang istri yang bisa ideal menurut pandangan pria, sudah berusaha lebih baikpun seringkali dianggap keliru, lantas apa yang perlu dilakukan para istri. Lihatlah beberapa ungkapan para wanita dibawah ini:
Kalau dia diam, kita menuduhnya berakal kosong sehingga tidak ada yang dapat dia katakan. Sedang kalau dia berbicara kita memakinya dengan cerewet. Dia lupa bahwa tugas istri adalah menenangkan pikiran suami yang sudah demikian letih dengan aneka problem dan beban.
Serba salah jadi seorang istri, seringkali apapun yang dilakukan tetap saja menuai kritikan suami
Serba salah jadi seorang istri, seringkali apapun yang dilakukan tetap saja menuai kritikan suami
Kalau dia keluar rumah, kita menilainya tidak betah di rumah, mengabaikan urusan anak-anaknya dan membiarkan mereka dididik oleh pembantu. Sedang kalau dia mengurung dirinya di dalam rumah kita berkata bahwa dia enggan menambah wawasannya melalui pertemuan dengan orang lain atau malas menambah pengetahuannya menyangkut apa yang terjadi di luar batas rumah.
Kalau ia tidak bertanya tentang ihwal pekerjaan suaminya, kita menilainya sebagai perempuan yang tidak memiliki arti, tidak dapat meningkat bersama suaminya menuju masa depan, dan tidak juga berusaha untuk berbagi kesulitan dengan suaminya. Sedang bila ia menanyakan ihwal pekerjaan suaminya, maka kita berkata bahwa dia ingin mencampuri segala urusan suaminya.
Kalau dia sayang ibunya dan menggunakan setiap kesempatan untuk mengunjunginya, maka kita menilainya masih kekanak-kanakan; berlari menuju ibu untuk meminta saran buat setiap langkah yang diayunkannya. Sedang bila ia mengurangi kunjungannya kepada ibunya, ia dinilai perempuan yang angkuh yang enggan meraih manfaat dari pengalaman ibunya.
Kalau dia berbicara tentang politik, kita berkata bahwa dia ingin memamerkan pengatahuannya. Sedang kalau dia berbicara menyangkut tetangga, kita berkata bahwa dia seorang yang sempit wawasannya, yang tidak memerhatikan kecuali persoalan yang remeh. Kalau dia berbicara tentang cinta, ia dinilai sebagai wanita picik yang menduga bahwa dunia hanyalah cinta dan asmara.
Kalau dia mengabaikan pakaiannaya, kita menilainya perempuan bodoh yang menduga bahwa tujuan kerapian adalah memancing suami bukan untuk mempertahankannya. Tetapi bila dia memerhatikan pakaiannya kita menuduhnya masih remaja dn bahwa dia lupa bahwa suaminya membeli untuknya pakaian melalui keringat, darah dan stres yang dialaminya.
Kalau dia meminta kepada suaminya agar diajak ke pesta, kita menuduhnya sangat egois dan lupa bahwa suaminya butuh istirahat setelah bekerja keras. Sedang kalau dia mengusulkan kepada suaminya agar tetap berada dirumah, kita menuduhnya sebagai pencemburu yang memenjarakan suami di rumah dan menghalanginya menghirup udara segar.
Wahai para suami, cobalah mengerti kami!!
READ MORE - Renungan Bagi Para Suami!! Betapa Susah Menjadi Istri Begini Salah Begitu Salah

Sabtu, 06 Agustus 2011

Sia-Sia Puasa Kita!! Sebuah Renungan Ramadhan Bagi Muslim

Ketika ramadhan bersua, maka boleh jadi semua muslim di dunia menyambutnya dengan gembira. Karena bulan ini bukan saja bulan di mana segala amal ibadah menjadi dilipat gandakan balasannya (baca: pahala), meskipun bagi saya yang terpenting bukan pahalanya, tapi bulan di mana setiap muslim tak peduli status sosialnya harus sama-sama menjalankan dengan khusyuk dan menahan diri dari segala perbuatan-perbuatan tercela, karena seperti kata ustadz-ustadz yang pernah saya dengar ceramahnya mengatakan bahwa puasa termasuk puasa ramadhan harus menjadi perisai agar yang melaksanakan boleh terlepas dan terlindungi dari segala maksud-maksud perbuatan tak terpuji, sehingga mampu mencapai predikat taqwa sebagaimana target dari perintah ibadah puasa itu sendiri.
Mereka tidak tau kapan waktu tiba bisa mengatasi rasa lapar, sementara kita yang puasa mengerti kapan tiba saat berbuka
Mereka tidak tau kapan waktu tiba bisa mengatasi rasa lapar, sementara kita yang puasa mengerti kapan tiba saat berbuka
Saking meriahnya sambutan terhadap bulan ini, maka geliatnya terasa bahkan seminggu sebelum puasa berjalan. Mulai dari stasiun TV yang beralih acara agak islami-islami dikit, masjid-masjid yang dibenahi agar tampak indah dan sedap dipandang, karena maklum pada bulan ini masjid dipastikan bakalan penuh, meskipun cuma dalam hitungan beberapa minggu saja, pedagang di pasar-pasar yang kebanjiran pembeli, pasar juadah yang bermunculan, sampai percetakan yang kebanjiran orderan spanduk dan baliho ucapan selamat berpuasa, jadwal imsakiyah dan sebagainya, apalagi di daerah yang kebetulan bakal melaksanakan pemilihan kepala daerah pasca puasa nanti.
Karena saya bukan ustadz dan ahli agama, maka dalam tulisan ini saya tidak mengomentari macam-macam tentang hikmah puasa ramadhan, apalagi tentang banyaknya keutamaan berpuasa, manfaat berpuasa dan sebagainya, tapi betul-betul sekedar menulis tentang fenomena sosial yang tampak saja jika ramadhan tiba.
Semua tampak serba religius ketika ramadhan tiba, karena memang di bulan ini selain ibadah puasa, maka selalu beriringan dengan intensitas peningkatan ibadah-ibadah yang lain pula, tentunya dengan maksud dan tujuan untuk meningkatkan ketaqwaan.
Coba kita renungkan makna sesungguhnya kita melakukan puasa
Coba kita renungkan makna sesungguhnya kita melakukan puasa
Maka di bulan ini dapat dipastikan angka orang yang membayar zakat cukup tinggi, orang yang berubah dermawan kemudian beramal memberi makan kaum fakir-miskin juga tinggi, acara pengajian tadarusan bersama juga naik drastis. Karena seperti kata ustadz bahwa fungsi puasa juga bukan sekedar menahan haus dan lapar, sebab dengan haus dan lapar itulah seharusnya mengingatkan kaum yang jarang merasakan haus dan lapar untuk ingat kepada kaum yang sering merasakan haus dan lapar.
Sederhananya, bulan ini juga merupakan ajang bagi manusia-manusia yang kebetulan ‘berpunya’ agar tidak ‘pelit’ harta buat berbagi dan mempunyai rasa kepedulian terhadap saudaranya yang miskin. Makanya, seringkali dalam tiap ceramah agama yang sering saya dengar, selalu terungkap hendaknya puasa boleh jadi menyadarkan orang-orang kaya agar tersentuh nuraninya, yaaah…untuk lebih giat beramal-lah, sekali-sekali belajar berzakat, bershadaqah dan berinfaq terlebih-lebih kepada kaum fakir-miskin dan anak-anak yatim yang berada di sekelilingnya.
Sebagai bulan penempaan diri yang bukan saja mengajarkan ibadah ritual tapi juga ibadah sosial, maka seharusnya di bulan ini jangan dijadikan ajang pamer kemewahan dan parade kesombongan. Kenapa saya katakan demikian, karena terkadang saking salah kaprahnya menyambut dan menjalani puasa ramadhan sampai menyambut idul fitri nanti, maka ada sebagian manusia-manusia “berada” tersebut, malah melakukan agenda pamer kemewahan dan parade kesombongan itu.
Seperti mengunjungi dengan niatan menyantuni orang fakir-miskin dan anak yatim, tapi dengan berpakaian yang bermewah-mewahan dan berlebihan, kalau perlu semua perhiasan digunakan, semua pakaian necis dipakai, trus makan sahur dan berbuka dengan mubazir, nanti menjelang idul fitri pesta belanja dan sebagainya.
Selanjutnya kegiatan-kegiatan penyantunan itu cuma sekadar mempertontonkan simbol-simbol relijiusitas agar semata-mata dibilang “dermawan” di mata manusia, yaah seperti jika membantu orang miskin dan anak yatim piatu mesti diliput televisi dan media massa, seakan-akan udah paling shaleh sendiri. Banyak fenomena seperti ini yang tampak berjubel selama ramadhan, trus pasca ramadhan, semua itu lenyap tak berbekas seperti melukis di atas air.
Inilah beda antara puasa “sebagian kaum kaya borjuis” dengan puasa kaum miskin, kalau puasa “sebagian kaum kaya borjuis,” biasanya bekas dan betahnya cuma sebulan, trus selama sebulan itu dijadikan ajang unjuk gigi pamer segala kekayaan itu. Artinya, ternyata puasa itu sudah berubah dan turun status menjadi simbol kemapanan ekonomi belaka. Haus dan laparnya tak menyisakan pembelajaran apa-apa selain haus dan lapar selama sebulan itu.
Kemudian kalau kaum miskin, pada ramadhan ini, terkadang belum tentu juga dapat berpuasa full, karena biasanya mereka harus membanting tenaga jauh lebih keras dan mungkin menganggap dari ramadhan ke ramadhan adalah sesuatu yang biasa saja dan sudah sering mereka hadapi, karena yaa…haus dan laparnya hampir sama saja tiap hari, yang beda mungkin banyaknya orang memberi sedekah, itu saja! Dan…pasca idul fitri nanti yaaa haus dan lapaaar lagi, bahkan mungkin lebih parah haus dan laparnya!
Meskipun sudah berkali-kali diungkapkan, bahwa secara makna berpuasa mestinya menyadarkan kita akan rasa haus dan lapar yang justru tiap hari dialami kalangan fakir miskin, dan sebenarnya pada bulan ini adalah ajang melatih diri untuk menjalani apa yang sama dirasakan kaum fakir-miskin yang serba kekurangan, serta untuk mengembangkan sikap empati dan simpati terhadap derita rakyat miskin. Tapi faktanya tidak demikian memang.
So…alangkah menjadi lebih menarik seandainya semua elemen masyarakat termasuk pemerintah mendiskusikan bagaimana caranya mengkampanyekan agar momentum ramadhan dapat menjadi starting upaya memberdayakan kaum fakir-miskin yang termarjinalkan.
Karena kaum fakir-miskin hadir bukan semata-mata karena takdir, tapi karena ternyata kekuasaan, kebijakan dan kekuasaan modal yang justru semakin memiskinkan, melanggengkan kemiskinan, tidak memberikan akses yang membebaskan dan tidak memihak kepada kaum miskin.
Untuk menghayati penderitaan mereka itulah kita puasa.
Bagaimana kerontangnya kerongkongan tanpa disentuh air saat mendorong
gerobak sampah pemulung di panas terik. Bagaimana lemahnya tubuh disaat
tak dapat sepotong makanan pun sepanjang hari. Dan bisakah hati tidak
megeluh akan semua itu? Bisakah mulut tidak rewel dan cerewet menjalani
semua itu?
Bagaimana jika hal itu berlangsung lama?
Bagaimana jika waktu berbuka itu tidak ada? Yang biasanya sudah ditunggu
hidangan makanan indah bak buah-buahan dalam bayangan sorga? Bagaimana
jika ibadah puasa itu tanpa sahur? Yang tujuannya jelas-jelas
dipersiapkan sebagai energi cadangan untuk menjalani puasa di siang
hari? Lalu saat berbuka akhirnya juga dibayar sekian kali lipat?
Lalu kenapa saya, anda dan kita semua,
terutama para pengkotbah begitu gencarnya menyeru puasa itu wajib bagi
siapa saja? Termasuk mereka yang miskin papa?
Ya itu kan perintah Tuhan.
Perintah Tuhan?
Apakah Tuhan buta realitas?
Oh … kejam nian Tuhan jika demikian.
Jangan-jangan Tuhan mencibirkan manusia yang mengaku beriman dengan
berkacak pinggang dalam kotbah dan ceramah suci mulia. Tapi para
gelandangan tetap kelaparan dan tidur dalam tumpukan sampah. Sementara
kita kaum beriman menikmati apel, juice saat berbuka puasa. Yang kita
yakini sebagai kemenangan menahan nafsu di siang hari.
Bisakah kita merasa malu?
Malu bahwa puasa kita hanya omong kosong?
Puasa kita hanya semacam festival menunda selera pacu yang lebih ganas
menjelang waktu berbuka? Puasa manja yang tidak pernah kurang makan?
Puasa yang sudah dipersiapkan dengan makanan sahur agar tidak tumbang di
siang hari? Puasa yang kita elu-elukan secara kroyokan? Puasa yang
ibarat mobil ambulance lewat? Yang memaksa semua mobil lain minggir
karena mau lewat? Puasa yang memaksa dunia harus mengakui bahwa kita
lagi puasa sambil berteriak: “Jangan ganggu saya, saya lagi puasa.
Jangan makan dekat saya!”
Apakah artinya puasa Ramadhan bagi kaum
miskin papa yang sudah selalu puasa dalam banyak hal? Tidak seperti
kita orang beriman omong kosong yang cuma menahan haus lapar? Yang
dilakukan cuma karena takut ancaman Tuhan dan mengumbar pahala? Dan
lebih-lebih karena takut ancaman sosial karena dinilai sebagai orang
yang tidak bermoral dan tidak beriman?
(Sumber1)
(Sumber2)
READ MORE - Sia-Sia Puasa Kita!! Sebuah Renungan Ramadhan Bagi Muslim

Bagaimana Seorang Koruptor Terhalang Masuk di Pintu Surga

Dalam kitab Shahih Muslim, sahabat Abu Umamah al-Bahili RA meriwayatkan hadis bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang merampas hak seorang Muslim dengan sumpahnya, Allah akan menetapkan dia masuk neraka dan mengharamkannya masuk surga.” Seorang sahabat kemudian bertanya, “Meskipun yang dirampas itu sesuatu yang kecil, wahai Rasulullah?” Nabi SAW menjawab, “Meskipun hanya sebatang kayu arak.”
pintu surga
Kayu arak adalah kayu yang biasa dipakai untuk bersiwak (gosok gigi), dan bagi orang Arab waktu itu, kayu arak adalah sesuatu yang nilainya sangat rendah. Ini artinya seseorang yang merampas hak orang lain atau mengambil harta secara tidak sah kendati nilai harta itu sangat rendah, di akhirat nanti ia akan dimasukkan ke dalam neraka dan diharamkan masuk surga. Apabila mengambil harta orang lain dengan cara yang tidak sah satu rupiah saja, Allah akan mengharamkan yang bersangkutan masuk surga, apalagi apabila yang diambil itu miliaran bahkan triliunan rupiah.
Dalam hadis ini, Nabi SAW memang menyebutkan dua hal dalam perampasan itu. Pertama, harta milik Muslim. Dan kedua, merampasnya dengan menggunakan sumpah. Hal ini karena //sabab wurud (background) dari hadis tadi adalah ada dua orang Muslim, masing-masing dari Hadramaut dan Kindah di Yaman yang bersengketa atas sebidang tanah. Orang yang dari Hadramaut berkata, “Wahai Rasulullah, orang Kindah ini merampas tanah warisan dari ayah saya.” Sementara orang yang dari Kindah mengaku bahwa tanah itu adalah miliknya, orang Hadramaut tadi tidak punya hak atas tanah itu. Ketika Nabi SAW menanyakan bukti kepemilikan atas tanah itu kepada orang Hadramaut, dia menjawab tidak punya maka nabi mempersilakan orang Kindah tadi untuk bersumpah.
Orang Hadramaut tadi lalu berkata, “Wahai Rasulullah, orang itu curang, dia tidak peduli dengan sumpahnya, dia juga tidak menjaga diri dari perbuatan haram.” Nabi SAW menjawab, “Bagi kamu tidak ada cara lain kecuali itu tadi. Nabi kemudian menyumpah orang Kindah tadi dan bersabda seperti hadis di atas. Dalam sebuah riwayat, Nabi SAW mengatakan, “Siapa yang merampas tanah dengan cara zalim maka di akhirat nanti Allah akan memurkainya.”
Perbedaan versi redaksi hadis dapat disebabkan oleh perbedaan redaksi yang diucapkan oleh para sahabat. Sementara substansinya adalah sama. Karena itu, seperti halnya ayat Alquran saling menjelaskan, begitu pula hadis satu menjelaskan hadis yang lainnya. Kendati dalam hadis itu disebutkan yang dirampas hartanya itu adalah orang Islam, harta yang dirampas berupa tanah, dan cara merampasnya dengan sumpah palsu, hal itu hanyalah kasus yang melatarbelakangi timbulnya hadis tersebut, bukan merupakan syarat.
Dari hadis tersebut, dapat disimpulkan bahwa orang yang mengambil harta orang lain dengan cara yang tidak halal meskipun hanya satu rupiah, Allah akan mengharamkannya masuk surga. Mudah-mudahan hadis ini dapat mengingatkan kita agar tidak melakukan perbuatan yang menghalangi kita masuk surga.
Secara substansi tindakan korupsi sama dengan merampas harta orang lain dalam hal ini rakyat, karena uang negara berasal dari rakyat dan untuk rakyat, perbuatan manipulatif yang dilakukan oleh para koruptor tak ubahnya sama yang dilakukan oleh para perampok dan maling, hanya saja kemasan yang mereka gunakan begitu sangat rapi dan menawan karena tingkat intelektual yang dimiliki lebih tinggi (Kejahatan kerah putih) sehingga bahasa yang digunakan sebagai pembenaranpun dimengerti oleh masyarakat luas sebagai hal yang maklum dilakukan. Tapi intinya sama saja maling dan merampas uang rakyat.
Semoga saja kita semua dijauhkan dari hal dan perilaku seperti ini, walau sedikit harta yang kita dapatkan adalah berkah dan bukan mengambil hak dari orang lain dengan cara dan bahasa sehalus apapun yang tidak dibenarkan oleh agama.
(Sumber)
READ MORE - Bagaimana Seorang Koruptor Terhalang Masuk di Pintu Surga

Rabu, 03 Agustus 2011

Inilah Kisah Ketika Tuhan Menciptakan Wanita (Sebuah Renungan)

Ketika Tuhan menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya,
“Mengapa begitu lama menciptakan wanita, Tuhan?”
Tuhan menjawab,
“Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk wanita?” Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu hanya dengan dua tangan“.

Malaikat menjawab dan takjub,
“Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!
Tuhan menjawab,
“Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari“.

Malaikat mendekat dan mengamati wanita tersebut dan bertanya,
“Tuhan, kenapa wanita terlihat begitu lelah dan rapuh seolah-olah terlalu banyak beban baginya?”
Tuhan menjawab,
“Itu tidak seperti yang kau bayangkan, itu adalah air mata.”
“Untuk apa?“, tanya malaikat.

Tuhan melanjutkan,
“Air mata adalah salah satu cara dia mengekspresikan kegembiraan, kegalauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan, serta wanita ini mempunyai kekuatan mempesona laki-laki, ini hanya beberapa kemampuan yang dimiliki wanita. Dia dapat mengatasi beban lebih dari laki-laki, dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri, dia mampu tersenyum saat hatinya menjerit, mampu menyanyi saat menangis, menangis saat terharu, bahkan tertawa saat ketakutan. Dia berkorban demi orang yang dicintainya, dia mampu berdiri melawan ketidakadilan, dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang, dia girang dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia, dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran. Dia begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian, tapi dia mampu mengatasinya. Dia tahu bahwa sebuah ciuman dan pelukan dapat menyembuhkan luka.”

“Cintanya tanpa syarat. Hanya ada satu yang kurang dari wanita, Dia sering lupa betapa berharganya dia ..”


 
sumber :apasih.com
READ MORE - Inilah Kisah Ketika Tuhan Menciptakan Wanita (Sebuah Renungan)

Selasa, 26 Juli 2011

Segala Kekurangan Pada Diri Anak Ini, Tidak Menutup Hatinya Untuk Menjadi Seorang Dermawan

Segala Kekurangan Pada Diri Anak Ini, Tidak Menutup Hatinya Untuk Menjadi Seorang Dermawan - Jika anak ini bisa membantu, mengapa kita yang 'lebih baik' tidak? Ia berjalan merangkak di depan meja yang bertuliskan 'Donasi', lalu orang-orang berpikir ia akan lewat dan sebagian lagi berpikir bahwa anak ini akan diberikan sumbangan.


Tapi selanjutnya merupakan kejadian yang tak terduga! "Saya ingin menyumbang!", ucapnya. Ia pun menuang koin dari mangkuknya. Para petugas mengulurkan tangan ingin membantu, tapi dia ingin melakukannya dengan tangannya sendiri.


Mereka semua tak bisa berkata-kata karena ia memberikan semua yang diperolehnya kepada Lembaga Amal dengan usaha dan dengan tangannya sendiri.


"Saya masih punya uang lagi," Ia berkata dengan antusias sambil merogoh saku celananya.


Ia mengambil beberapa lembar uang 10 dollar dan kemudian menyumbang...lagi!.


Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dari hal ini karena Orang Bijak mengatakan :
"Sesungguhnya jika kita berbuat kebaikan, kita bukan hanya sedang membantu orang atau mahkluk lain, namun sesungguhnya kita sedang membantu diri kita sendiri agar menjadi lebih bahagia. Temukanlah kebahagiaan dengan memberi dan berbagi ."

Sumber :
fajrin10.blogspot.com
READ MORE - Segala Kekurangan Pada Diri Anak Ini, Tidak Menutup Hatinya Untuk Menjadi Seorang Dermawan

Pelajaran Berharga Dari Seorang Tuna Netra

Pelajaran Berharga Dari Seorang Tuna Netra - Ini adalah kisah dua orang pria yang sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang di antaranya menderita penyakit yang mengharuskannya duduk dekat jendela disamping tempat tidurnya selama satu jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya dan untuk menormalkan jantungnya karena denyutnya sangat lemah.

http://cintasiramarama.com/wp-content/uploads/2011/07/Panel-Windows-with-Different-Lengths-Formed-by-the-Wall-Leading-to-the-Scenery-475x341.jpg
Sedangkan pria yang lain harus berbaring. Pria ini sering uring-uringan, bahkan tak jarang membentak anggota keluarga yang menjaga dan perawat yang memeriksanya. Tak jarang pula pria yang satu ini berteriak di malam hari (mungkin karena kesakitan) sehingga mengganggu pasien yang lainnya.

Suatu hari di sore yang cerah, seperti biasa pria yang berada dekat jendela ini duduk sambil melihat keluar jendela.

Sambil tersenyum dan dengan wajah gembira dia menggumam, "Senang sekali ya seandainya aku bisa berjalan-jalan setiap sore di taman itu, tentunya aku tidak ingin kembali di tempat ini lagi." gumamnya sambil tetap terlihat tersenyum.

Melihat hal itu pria satunya yang berada di sebelah tempat tidurnya berkata dengan rasa penasaran, "Apa yang kau lihat di luar sana, kawan?"

"Sebuah taman dengan kolam yang indah. Itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi. Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah." jelas pria yang duduk

Setiap sore ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah, pria yang hanya bisa berbaring merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.

Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan begitu detil sehingga membuat pria yang berbaring membayangkan semua keindahan pemandangan itu.

Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya pun semakin bertambah.

Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas.

Meski pria yang kedua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah. Begitulah seterusnya, dari hari ke hari. Dan, satu minggu pun berlalu.

Suatu pagi, seorang perawat mendapati pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya.

Pria yang kedua merasa begitu kehilangan seorang teman yang mengisi hari-harinya. Begitu penasarannya dengan apa yang diceritakan oleh sang kawan hingga ia meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu.

Perawat itu menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.

Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu.

Betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah . . . Tembok Kosong!!!

Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu.

Dari perawat itulah dia menyadari bahwa rekannya yang sudah meninggal ternyata seorang Tuna Netra yang terserang penyakit parah dan kronis

 
Hikmah :

Kata yang penuh semangat, tutur kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita.

Menyampaikan setiap ujaran dengan santun, akan selalu lebih baik daripada menyampaikannya dengan ketus, gerutu, atau dengan kesal.

Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain.

Sumber :
situslakalaka.blogspot.com
READ MORE - Pelajaran Berharga Dari Seorang Tuna Netra

Jumat, 22 Juli 2011

Nenek Renta Ini Tinggal Bersama 7 Bebek

Kemiskinan yang menjerat Mistani (90), warga Dusun Soloh Timur, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Madura, memaksanya tinggal di gubuk reot berukuran 3 x 2 meter. Nenek renta ini tidak tinggal sendiri, tetapi ditemani tujuh ekor bebek piaraannya.


Rumah tinggalnya sekaligus berfungsi sebagai kandang bebeknya. Bau amis menyeruak di dalam rumahnya. Sebab, kotoran bebek dan kotoran Mistani bercampur menjadi satu. Di rumah itu, memang tidak dilengkapi tempat mandi cuci dan kakus (MCK) yang memadai.

Berdasarkan penuturan Mistani, setelah suaminya, Sumo, dan anaknya, Asmo, meninggal dunia beberapa tahun silam, dirinya tinggal sebatang kara. Tak ada sanak familinya yang membantunya. "Suami dan anak saya menjadi sandaran satu-satunya. Namun, keduanya sudah meninggal," katanya, Rabu (20/7/2011), dengan nada terbata-bata.

Rumah yang ia tempati saat ini bukanlah miliknya, melainkan tempat tinggal yang dibuatkan oleh para tetangga Mistani. Munawar (45), tetangga Amyani, mengatakan, setelah ditinggal suaminya, Amyani tidak punya tempat tinggal sehingga masyarakat bertekad untuk membuatkan gubuk sederhana.

Selama tinggal di gubuk reot tersebut, kebutuhan makan Amyani hanya menunggu belas kasihan para tetangganya. Selama ini yang rajin memberi makan Amyani adalah Wati. "Saya tidak tega melihat dia karena sudah tua renta dan tidak bisa bekerja mencari nafkah lagi," tutur Wati.

Satu-satunya kekayaan Amyani adalah tujuh bebeknya. Untuk memenuhi pakan ketujuh bebeknya, Amyani selalu menyisihkan makanan dari hasil pemberian para tetangganya. "Kalau bebeknya bertelur saya jual," imbuhnya.

Melihat penderitaan Amyani, Pemerintah Daerah Pamekasan pun tergerak untuk membantunya. Amyani harusnya masih bisa bernapas lega. Pasalnya, kini ia memperoleh santunan uang sebesar Rp 2 juta. Santunan tersebut menurut Bupati Pamekasan Kholilurrahman untuk biaya hidup sehari-hari. "Sementara itu yang bisa kami bantu. Selanjutnya akan kami upayakan pembangunan tempat tinggal yang lebih layak sekaligus dengan biaya hidupnya," kata Bupati Kholil.

  sumber
READ MORE - Nenek Renta Ini Tinggal Bersama 7 Bebek