Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan
Rabu, 17 Agustus 2011
Minggu, 14 Agustus 2011
Seni Lipat Uang yang Lucu
Kamis, 11 Agustus 2011
10 barang Kreatif Terinspirasi dari Kubus Rubik
Permainan puzzle kubus rubik diciptakan pada tahun 1974 oleh pematung Hungaria dan profesor arsitektur, Ernő Rubik. Awalnya, puzzle ini disebut "Magic Cube". Dibawah ini adalah barang-barang yang dibuat terinspirasi dari puzzle kubus rubik.
1. Sepatu (NIKE)

Terinspirasi oleh kubus rubik, Nike pun membuat sepatu Rubik's Cube Nike Blazer.
2. Lampu Rubik

Dibuat oleh Eric Pautz, ini merupakan salah satu variasi untuk menambah hasil buatan sebelumnya. Lampu ini bersinar dengan pola warna-warni banyak sesuai dengan warna kubus rubik.
3. Buku Kubus Rubik

Asesoris meja yang menyenangkan untuk penggemar kubus rubik.
4. Lemari Mini Rubik

Hasil rancangan Umberto Dattola (Italia).
5. Rubik Tempat Garam Dan Lada.

6. USB Flash Disk Rubik

7. Jam Kubus

Dengan layar 3 inchi. Juga menunjukkan jam, tanggal, suhu ruangan, dan ada fungsi alarm juga.
8. Tas Rubik

Terbuat dari kain berwarna cerah lengkap dengan rantai yang bergaya.
9. Kubus keyboard Sudoku

10. Cangkir Kubus Rubik

Sumber :pasar-info.blogspot.com
READ MORE - 10 barang Kreatif Terinspirasi dari Kubus Rubik
1. Sepatu (NIKE)

Terinspirasi oleh kubus rubik, Nike pun membuat sepatu Rubik's Cube Nike Blazer.
2. Lampu Rubik

Dibuat oleh Eric Pautz, ini merupakan salah satu variasi untuk menambah hasil buatan sebelumnya. Lampu ini bersinar dengan pola warna-warni banyak sesuai dengan warna kubus rubik.
3. Buku Kubus Rubik

Asesoris meja yang menyenangkan untuk penggemar kubus rubik.
4. Lemari Mini Rubik

Hasil rancangan Umberto Dattola (Italia).
5. Rubik Tempat Garam Dan Lada.

6. USB Flash Disk Rubik

7. Jam Kubus

Dengan layar 3 inchi. Juga menunjukkan jam, tanggal, suhu ruangan, dan ada fungsi alarm juga.
8. Tas Rubik

Terbuat dari kain berwarna cerah lengkap dengan rantai yang bergaya.
9. Kubus keyboard Sudoku

10. Cangkir Kubus Rubik

Sumber :pasar-info.blogspot.com
Minggu, 07 Agustus 2011
Karya Seni Unik, Sebuah Replika Istana Dari Bahan Rambut Manusia
Seniman dari Miami, Agustina Woodgate telah menggunakan gumpalan rambut manusia untuk membuat 3.000 bata, yang kemudian digunakan untuk membangun dua istana fantasi untuknya dalam seri 'I Want to Be a Princess'.


Rambut manusia tampaknya menjadi media seni yang sangat populer saat ini, mengingat sejumlah seniman menggunakannya untuk membuat banyak hal, mulai dari kalung rambut untuk sepatu hak tinggi dan bahkan gaun rambut.

Artis terakhir yang menggunakan rambut manusia dalam karya seninya adalah Agustina Woodgate, yang menggunakan rambut untuk membangun dua istana.
Yang pertama, disebut Menara, berdiri sekitar 4 meter dan terbuat dari batu bata kecil berbahan dasar rambut yang telah direkatkan.
Rambut pirang digunakan untuk kusen jendela kastil, dan dia memanfaatkan rambut putih dari warga manula, untuk langkan sempit di atas jendela.
Sebagian besar batu bata benteng diciptakan menggunakan campuran yang berbeda warna rambut sehingga benar-benar tampak seperti tanah liat.
Struktur ke 2 dari karya seni rambutnya disebut Sandcastle, benar-benar terlihat seperti telah dibentuk dari pasir yang menggunakan ember anak-anak.

Agustina Woodgate dikenal karena pilihan karya seninya dari bahan yang tidak biasa, seperti bahan daur ulang dan bagin dari bangkai binatang.
Sumber : danish56.blogspot.com


Rambut manusia tampaknya menjadi media seni yang sangat populer saat ini, mengingat sejumlah seniman menggunakannya untuk membuat banyak hal, mulai dari kalung rambut untuk sepatu hak tinggi dan bahkan gaun rambut.

Artis terakhir yang menggunakan rambut manusia dalam karya seninya adalah Agustina Woodgate, yang menggunakan rambut untuk membangun dua istana.
Yang pertama, disebut Menara, berdiri sekitar 4 meter dan terbuat dari batu bata kecil berbahan dasar rambut yang telah direkatkan.
Rambut pirang digunakan untuk kusen jendela kastil, dan dia memanfaatkan rambut putih dari warga manula, untuk langkan sempit di atas jendela.
Sebagian besar batu bata benteng diciptakan menggunakan campuran yang berbeda warna rambut sehingga benar-benar tampak seperti tanah liat.
Struktur ke 2 dari karya seni rambutnya disebut Sandcastle, benar-benar terlihat seperti telah dibentuk dari pasir yang menggunakan ember anak-anak.

Agustina Woodgate dikenal karena pilihan karya seninya dari bahan yang tidak biasa, seperti bahan daur ulang dan bagin dari bangkai binatang.
Sumber : danish56.blogspot.com
Sabtu, 06 Agustus 2011
Karya Seni Unik, Sebuah Replika Istana Dari Bahan Rambut Manusia
Seniman dari Miami, Agustina Woodgate telah menggunakan gumpalan rambut manusia untuk membuat 3.000 bata, yang kemudian digunakan untuk membangun dua istana fantasi untuknya dalam seri 'I Want to Be a Princess'.


Rambut manusia tampaknya menjadi media seni yang sangat populer saat ini, mengingat sejumlah seniman menggunakannya untuk membuat banyak hal, mulai dari kalung rambut untuk sepatu hak tinggi dan bahkan gaun rambut.

Artis terakhir yang menggunakan rambut manusia dalam karya seninya adalah Agustina Woodgate, yang menggunakan rambut untuk membangun dua istana.
Yang pertama, disebut Menara, berdiri sekitar 4 meter dan terbuat dari batu bata kecil berbahan dasar rambut yang telah direkatkan.
Rambut pirang digunakan untuk kusen jendela kastil, dan dia memanfaatkan rambut putih dari warga manula, untuk langkan sempit di atas jendela.
Sebagian besar batu bata benteng diciptakan menggunakan campuran yang berbeda warna rambut sehingga benar-benar tampak seperti tanah liat.
Struktur ke 2 dari karya seni rambutnya disebut Sandcastle, benar-benar terlihat seperti telah dibentuk dari pasir yang menggunakan ember anak-anak.

Agustina Woodgate dikenal karena pilihan karya seninya dari bahan yang tidak biasa, seperti bahan daur ulang dan bagin dari bangkai binatang.
Sumber :
danish56.blogspot.com


Rambut manusia tampaknya menjadi media seni yang sangat populer saat ini, mengingat sejumlah seniman menggunakannya untuk membuat banyak hal, mulai dari kalung rambut untuk sepatu hak tinggi dan bahkan gaun rambut.

Artis terakhir yang menggunakan rambut manusia dalam karya seninya adalah Agustina Woodgate, yang menggunakan rambut untuk membangun dua istana.
Yang pertama, disebut Menara, berdiri sekitar 4 meter dan terbuat dari batu bata kecil berbahan dasar rambut yang telah direkatkan.
Rambut pirang digunakan untuk kusen jendela kastil, dan dia memanfaatkan rambut putih dari warga manula, untuk langkan sempit di atas jendela.
Sebagian besar batu bata benteng diciptakan menggunakan campuran yang berbeda warna rambut sehingga benar-benar tampak seperti tanah liat.
Struktur ke 2 dari karya seni rambutnya disebut Sandcastle, benar-benar terlihat seperti telah dibentuk dari pasir yang menggunakan ember anak-anak.

Agustina Woodgate dikenal karena pilihan karya seninya dari bahan yang tidak biasa, seperti bahan daur ulang dan bagin dari bangkai binatang.
Sumber :
danish56.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)
















